Lebih dari 5 tahun kita baik-baik saja, lebih dari itu pula kita sudah saling mengenal bagaimana kita, bahkan disaat orang lain mengira kita tak lagi kita.
Entah mengapa, kala semesta memberi bahagia diantara kita. Kau terpa aku dengan rentetan foto mesra bersama hati yang baru disisimu.
Aku ini Lelaki, mana pantas jika aku merasa kehilangan yang begitu mendalam. Apalagi kalau cinta, tidak gentle!. itu katamu dulu.
Kau juga berkata, bahwa citra seorang lelaki tangguh yaitu ucapannya yang disertai komitmen pasti.
Tapi mengapa, disaat kini aku merasa kesedihan begitu dalam kala kehilanganmu, kau seketika menarik semua ucapan itu padaku.
Bukankah aku pernah berkata bahwa aku kan selamanya mencintamu. Lantas apa salahnya jika aku terus mempertahankanmu agar seutuhnya milikku.
Aku ini Lelaki! jika aku berkata bahwa kamulah cintaku satu-satunya, jangan harap untukku menyerah ditengah medan gempuran sakit hati.
No comments:
Post a Comment